Deskripsi:
Pada fase ini dilakukan dilakukan perumuskan visi pengembangan arsitektur LOSD serta disusun deskripsi arsitektur target secara konseptual untuk menggambarkan kondisi yang ingin dicapai, ruang lingkup arsitektural yang dicakup, nilai yang diharapkan, dan arah pengembangan lanjutan sebagai dasar bagi pemodelan yang lebih rinci pada fase berikutnya.
Di sini organisasi menetapkan apa yang ingin diwujudkan oleh arsitektur LOSD, misalnya untuk mewujudkan interoperabilitas lintas lembaga, integrasi statistik resmi, publikasi data statistik yang dapat ditemukan dan digunakan ulang, fondasi bagi knowledge graph statistik, atau dukungan untuk analitik dan AI. Di fase ini juga dilakukan pendeskripsian dan penyusuan awal gambar konseptual dari arsitektur target. Untuk deskripsi arsitektur, ISO/IEC/IEEE 42010 dapat dijadikan sebagai referensi.
Merumuskan visi pengembangan arsitektur LOSD serta menyusun deskripsi arsitektur target secara konseptual untuk menggambarkan kondisi yang ingin dicapai, ruang lingkup arsitektural yang dicakup, nilai yang diharapkan, dan arah pengembangan lanjutan sebagai dasar bagi pemodelan yang lebih rinci pada fase berikutnya.
Kondisi seperti apa yang ingin dicapai melalui pengembangan arsitektur LOSD?
Nilai atau manfaat utama apa yang diharapkan?
Concern stakeholder apa yang harus dijawab?
Area arsitektural apa saja yang perlu dicakup?
Seperti apa gambaran konseptual arsitektur target?
Batasan dan asumsi apa yang perlu ditetapkan?
Menganalisis hasil kebutuhan, baseline, dan gap sebagai dasar perumusan target
Merumuskan visi pengembangan arsitektur LOSD
Menetapkan sasaran arsitektural dan manfaat yang diharapkan
Mengidentifikasi concern stakeholder dan menetapkan viewpoint yang diperlukan
Menyusun deskripsi konseptual arsitektur target
Menetapkan ruang lingkup target, batasan, dan asumsi arsitektur
Menentukan artefak arsitektur yang akan dikembangkan lebih lanjut
Mendokumentasikan dan memvalidasi visi serta deskripsi target awal dengan stakeholder utama
Input
Hasil identifikasi kebutuhan
hasil asesmen kondisi awal/baseline
analisis gap
domain atau use case prioritas
prinsip dasar arsitektur
hasil tata kelola awal dari fase sebelumnya
Output
Rumusan visi arsitektur LOSD
sasaran arsitektural
daftar concern dan viewpoint utama
deskripsi konseptual arsitektur target
ruang lingkup target, batasan, dan asumsi
serta daftar artefak arsitektur yang akan dikembangkan lebih rinci pada fase berikutnya
INSTRUMEN
Keterkaitan dengan Fase Lain
Fase ini menggunakan hasil kebutuhan, baseline, dan prioritas dari Fase 2 untuk membentuk arah arsitektur target. Hasil Fase 3 kemudian menjadi dasar bagi Fase 4 dan seterusnya, khususnya untuk pemodelan statistik, metadata, semantik, serta desain solusi teknis yang lebih rinci.